Saat ini bagi penyuka makanan pedas harus bersabar hati. Mengesampingkan sementara keinginan menikmati makanan yang super pedas. Hal ini dikarenakan harga cabe yang melambung tinggi, mengalahkan harga kebutuhan pokok lainnya. Kalau kita cermati, belanja cabe sekarang dapat dihitung dengan jari jumlahnya. Meski begitu, bagi sebagian besar orang Indonesia makan tanpa ada rasa pedas terasa hambar.

Jika untuk kebutuhan rumah tangga banyak orang yang berkeluh kesah, tp tidak bagi petani cabe. Saat ini mereka berada di atas awang-awang. Menikmati hasil jerih payah mereka yang terasa sangat indah. Ya....karena harga cabe begitu fantastis. Sungguh sangat menyenangkan dan membahagiakan bagi petani cabe.

Adalah Pak Mardi, ketua kelompok tani Tani Mulyo Desa Jatiblimbing Kec. Dander, Kab. Bojonegoro Jawa Timur. Beliau mengawali tanam cabe besar setahun yang lalu. Saat ini beliau punya lahan kurang lebih 1 ha dan ada sepetak yang ditanami cabe sebanyak kurang lebih 4000 pohon. Dari yang semula coba-coba, akhirnya menjadi ketagihan dan hasil yang diperoleh sangat menggembirakan. 
Dari tanaman sejumlah 4000 pohon sudah panen sebanyak 9 (sembilan) kali dengan asumsi rata-rata per pohon bisa menghasilkan 1,3 kg cabe. Saat ini harga jual di petani sebesar Rp 46.000,-. 
Sekali panen bisa menghasilkan 500 - 1.000 kg. Bisa dibayangkan berapa jumlah pundi-pundi yang dihasilkan. Berbahagialah para petani cabe saat ini.

Oleh: Anna Yuli Soniawati, PPL Dander, Bojonegoro


By Admin
Dibuat tanggal 13-02-2020
2132 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
34 %
Puas
37 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
24 %