dinperta.bojonegorokab.go.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melaksanakan kegiatan penyerahan sekaligus pembinaan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Pertanian, Senin (2/2/2026).
Bantuan alsintan yang disalurkan meliputi 12 unit Traktor Roda 2, 4 unit Traktor Roda 4, serta 3 unit Drone Sprayer. Bantuan tersebut diberikan kepada 19 Kelompok Tani dan Gapoktan yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian dari upaya percepatan mekanisasi pertanian dan peningkatan efisiensi usaha tani.
Penerima bantuan berasal dari berbagai wilayah, antara lain Kecamatan Bojonegoro, Kapas, Kalitidu, Kedungadem, Trucuk, Balen, Kanor, Malo, dan Purwosari. Jenis alsintan yang diterima disesuaikan dengan kebutuhan kelompok serta karakteristik lahan masing-masing. Traktor roda dua dan roda empat digunakan untuk mendukung pengolahan lahan, sedangkan drone sprayer dimanfaatkan untuk kegiatan penyemprotan yang lebih efektif, presisi, dan efisien.
Dalam arahannya, Zaenal Fanani, selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, yang menyampaikan pesan dan harapan Bupati Bojonegoro, menegaskan agar seluruh kelompok tani dan gapoktan penerima bantuan memanfaatkan dan mengelola alsintan secara optimal dan bertanggung jawab. Alsintan yang diberikan diharapkan tidak hanya digunakan, tetapi juga dirawat serta dikembangkan secara berkelanjutan melalui pengelolaan kelembagaan yang baik.
Lebih lanjut, Zaenal Fanani menyampaikan bahwa dengan pengelolaan alsintan yang optimal, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menekan biaya usaha tani, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Pada akhirnya, program ini diharapkan dapat mewujudkan petani yang bahagia, makmur, dan turut membanggakan Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan penyerahan dan pembinaan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang modern, maju, dan berkelanjutan.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
33 % |
Puas
36 % |
Cukup Puas
4 % |
Tidak Puas
27 % |