Pemerintah berusaha keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dengan pembangunan pertanian. Banyak upaya yang sudah dilakukan, salah satunya adalah menciptakan struktur perdesaan progresif dengan membangun jalan usaha tani (JUT).

Sebagai perencanaan awal pembangunan jalan usaha tani 2020 wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro dilakukan survey calon lokasi bagi empat kelompok tani pada Selasa, 25 Februari 2020.

Keempat kelompok tani tersebut adalah Tani Makmur 1 Desa Ngrandu, Tani Mulyo IV Desa Balongcabe, Sido Makmur II Desa Sidomulyo, dan Cangkring Makmur Desa Pejok.

Survey dipimpin oleh Kasi Lahan dan Air Disperta Bojonegoro, Marsono, diikuti kordinator penyuluh dan PPL BPP Kecamatan Kedungadem, konsultan perencana, Babinsa, perangkat desa, dan pengurus kelompok tani penerima bantuan.

PPL Desa Sidomulyo, Suwarto, saat mengikuti survey mengatakan di kelompok tani Sido Makmur II pelebaran galeng/pematang untuk JUT lebar 2 meter, panjang 120 meter.

"Hasil gotong royong warga dan dengan iklas pematangnya dilebarkan. Total yang kena pelebaran ada 43 orang petani," kata Warto, panggilanya, Rabu (26/2/2020).

"Harapannya setelah survey ini akan dilanjut swadaya masyarakat pengerasan uruk pedel kerja bareng pemerintahan desa setempat," lanjut Warto.

Menurut Warto, jalan usaha tani bermanfaat untuk memperlancar pengangkutan hasil panen, memperingan biaya angkut saat panen, menambah nilai jual hasil panen karena minim losses/susut hasil serta bila di jangkau JUT juga meningkatkan harga Nilai Taksir jual Tanahnya.

oleh : Iskak Riyanto, S.P., BPP Kecamatan Kedungadem.


By Admin
Dibuat tanggal 27-02-2020
553 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
34 %
Puas
37 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
24 %